Ragam Jenis Batik Menarik yang Ada di Indonesia

Menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang mendunia, batik adalah salah satu identitas Negara yang harus kita jaga. Dengan menjadi ciri khas dari daerah-daerah istimewa di Indonesia, beberapa jenis batik berusaha mengutarakan filosofi dan arti lewat garisan motif yang menawan. Lewat tampilannya yang khas, tak jarang masyarakat Indonesia menggunakannya untuk busana dalam acara data tertentu atau perayaan nasional.

Ada banyak macam batik Indonesia yang perlu kalian tahu, yang tersebar di seluruh penjuru negeri. Setiap jenis memiliki ciri khasnya tersendiri, membuat tiap batik menjadi unik. Karena nilai yang unik tersebut, tak jarang kain batik atau pakaian batik menjadi oleh-oleh yang khas untuk dibawa pulang.

Karena banyaknya jumlah batik di Indonesia, kami telah merangkumnya dalam lima ragam jenis kain batik yang menarik.

Batik Parang Kusumo

Jenis batik yang pertama adalah Parang Kusumo. Jenis batik asal Solo ini memiliki motif klasik dengan bentuk yang menyerupai ombak. Ombak dalam motif batik Parang Kusumo dilambangkan sebagai ombak yang kuat menerpa karang dan bebatuan laut. Hal ini bisa kita petik sebagai nilai moral yang melambangkan bahwa kehidupan memang harus dijalani dengan segenap usaha dan nilai perjuangan.

Motif batik Parang

Perjuangan di sini tidak dalam mencapai kebahagiaan duniawi saja, tapi juga ketenangan lahir dan batin.

Batik Mega Mendung

Jenis yang selanjutnya adalah Batik Mega Mendung yang mana berasal dari daerah Cirebon Jawa Barat. Lain halnya dengan Parang Kusumo, batik ini mengangkat motif dalam bentuk awan (mega) mendung yang melambangkan kehidupan yang penuh dengan kesabaran, teduh, dan tenang.

Selalu ada tujuh gradasi warna yang ditampilkan, yang mana sebenarnya melambangkan tujuh lapisan langit di alam semesta.

Motif batik Mega Mendung

Selain daripada menjadi oleh-oleh, motif Batik Mega Mendung merupakan salah satu dari beberapa corak yang sering digunakan dalam pakaian batik.

Batik Sidomukti

Batik Indonesia selanjutnya adalah Batik Sidomukti. Tentu saja, motif batik ini juga populer di dataran Jawa, tepatnya di daerah Solo, Jawa Tengah. Untuk pewarnaannya, batik Sidomukti yang otentik menggunakan zat pewarna soga alam untuk warna coklat nya yang khas. Warna ini sejatinya telah digunakan berdekade lamanya, sehingga batil Sidomukti ini bisa juga dinobatkan sebagai salah satu corak batik klasik.

Motif batik Sidomukti

Melihat dari segi filosifinya, Batik Sidomukti sendiri berarti kesejahteraan atau kemuliaan yang berlangsung terus menerus. Hal ini melambangkan sebuah harapan untuk kehidupan yang penuh dengan kesejahteraan.

Maka dari itu, Batik Sidomukti ini selalu dihiasi oleh corak yang membahagiakan seperti bunga, kupu-kupu, dan juga bangunan.

Batik Tujuh Rupa

Bagi masyarakat Pekalongan, Batik Tujuh Rupa merupakan suatu kebanggan tersendiri. Menjadi salah satu ikon identitas masyarakat Pekalongan, batik ini biasanya dihiasi dengan corak berupa hewan dan tumbuhan. Bagi kalian yang kurang familiar dengan nama ini, mungkin kalian lebih mengenalnya dengan nama Batik Pesisir.

Motif batik Tujuh Rupa

Maka dari itu, biasanya batik ini juga menggambarkan kehidupan masyarakat yang tinggal di daerah pesisir, yang identik dengan keramahan dan sifat mudah beradaptasi. Jadi, para pengrajin terkadang memasukkan unsur-unsur akulturasi budaya seperti keramik khas Tiongkok.

Batik Lasem

Batik selanjutnya adalah Batik Lasem, yang menjadi ciri khas dari daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Seperti halnya dengan Batik Pesisir di atas, batik ini juga dihias dengan motif batik pesisir namun dengan warna yang lebih mencolok.

Motif batik Lasem

Akulturasi budaya juga bisa ditemukan dalam batik ini lewat penambahan motif dari budaya China, ataupun budaya lainnya. Maka dari itu, jenis batik ini biasanya identik dengan kebudayan dari China berkat warna merah nya yang khas.

koalasantuy
Akun admin yang suka baca, tapi ga suka nulis. Hobi bertani dan punya banyak hewan peliharaan di Stardew Valley. Coffee addict